Oleh: triadmoko | Mei 6, 2010

“ar-raihan” perjuangan bermula

Allahu akbar!
Allahu akbar!
Allahu Akbar!
Pekik takbir menggema di seluruh sudut ruangan, saat anak-anak kelas 6 bersemangat menghadapi UASBN dengan penuh kesungguhan, dengan harapan hanya kepada-Nya. Harapan lulus semua, harapan memperoleh nilai yang terbaik, harapan dapat melanjutkan ke seklah favorit pilihan mereka dan rang tua, harapan diberi kelancaran.
Harapan-harapan itu selalu melayang, terngiang, dan tergambar jelas disorot mata yang tajam penuh kepasrahan kepada Allah. Harapan yang selama ini mereka idamkan, bahkan diidambakan leh orang tua mereka, dan sekolah serta masyarakat.
Generasi haparan memang sangat dinanti oleh masyarakat, pemimpin yang mampu membawa masyarakat dalam keberkahan. Perjalanan ini menjadi perjalanan panjang yang yang harus disiapkan perbekalan dan semangatnya oleh orang tua, sekolah dan masyarakat. Perjalanan yang bermula dari kesungguhan dan rasa tanggung jawab. Semoga Allah memberi keberkahan dan kesabaran dalam menempuh perjalanan panjang mewujudkan generasi Qurani, Cerdas, dan mandiri.

Oleh: triadmoko | April 29, 2010

Outbondku

Outbond

Oleh: triadmoko | April 27, 2010

Pendidikan dan UASBN

Wal ‘asyr. Allah memulai kata indah-Nya dengan sumpahnya demi waktu. Waktu merupakan hal yang tidak pernah lepas dari kehidupan. Segala hal dapat berubah begitu cepatnya karena waktu. perkembangan manusia, kedewasaan, perubahan pla pikir bahkan sampai hidayah Allahpun akan senantiasa berkait dengan waktu.
Tidak ketinggalan pula di sekolah kami. Anak-anak yang sekarang sudah kelas 6, tak terasa sebentar lagi akan menghadapi ujian akhir. Ujian yang merupakan bagian kecil dari fase pendidikan anak secara formal. Ujian yang -banyak rang- merasa was-was. jangan-jangan anaknya tidak lulus, jangan-jangan anaknya tidak mendapatkan nilai yang baik. Padahal Ujian Akhir Seklah Berstandar Nasinal ( UASBN) ini hanya bagian kecil dari penilaian kelulusan siswa. Masih banyak nilai ( dalam arti luas) yang harus dicapai oleh serang anak untuk dapat lulus pendidikan di jenjang Seklah Dasar.
Bagaimana anak mampu secara mandiri untuk menyadari pentingnya belajar, pentingnya menuntut ilmu, pentingnya memiliki karakter yang kuat sehingga mampu membangun dirinya dan bangsa ini jauh lebih berharga yang harus dipikirkan bersama. Slogan : terwujudnya generasi Qurani, cerdas, dan mandiri” bukan sekedar slogan yang untuk hiasan dinding semata, namun adalah slogan untuk diwujudkan bersama. Hingga pada akhirnya masyarakat umumnya tidak terktakkan dengan hanya berpikir UASBN, tapi lebih jauh tentang pendidikan.
Semga dengan ikhtiar kita bersama, kita mampu mewujudkan generasi Qurani, Cerdas, dan Mandiri.

Oleh: triadmoko | April 7, 2010

LEPAS KETEGANGAN DENGAN SNACK PAGI

Tryout menjelang UASBN sering kali membuat peserta tegang, bahkan tidak sedikit dari mereka yang lupa dengan pelajaran yang sudah dipelajari alias “ngeblank” hanya karena grogi yang menyebabkan ketegangan saat ujian.
Namun dengan kebersamaan pagi, keceriaan mereka saat makan snack bersama dengan suasana santai Alhamdulilah dapat membuat mereka sedikit lega, bahkan dengan snak pagi yang hanya makanan ringan dan secangkir hangat teh, bisa menciptakan suasana kondusif saat mengerjakan Tryout.
semoga tips ini bisa bermanfat untuk semua. amin

Oleh: triadmoko | Oktober 28, 2009

Oleh: triadmoko | Oktober 28, 2009

Sabar mendidik mendampingi sepenuh hati.

Indah rasanya, manakala manusia dengan usia yang terbatas namun memiliki amalan yang tiada terbatas. Jasad boleh rusak dimakan usia dan tanah, nyawa boleh lepas dari badan namun amalan tetap akan selalu mengalir bak air mengalir yang takkan bisa terbendung lagi.
Ya, itulah amal jariah. Itu adalah ilmu yang bermanfaat yang selalu ditularkan, diajarkan disampaikan dengan ikhlas. Ilmu akan selalu menjaga pemiliknya, ilmu akan menjadi penerang saat gelap gulita diperjalanan malam. Bahkan karena ilmulah manusi menjadi mulia ia aakan mengetahui hakikat hidup, ia akan mengetahui bagaimana seharusnya ia mengabdi pada sang pencipta. Tengoklah bagaimana orang tua kita dengan suangat sabarnya mendidik kita, mengajari kita makna kesabaran. Dan tentunya kita masih sangat ingat bagaimana reaksi kita saat ibu kita mengajari kita makan? mengajari kita jalan? Luar biasa sabarnya…..
Anak sholih yang mendoakan, juga akan menjadikan amalan kita tiada terputus. Enak nampaknya? Namun apakah kita pernah memikirkan bagaimana prosesnya? KUncinya adalah sabar dalam mendidik dan mendampinginya dengan sepenuh hati.

Oleh: triadmoko | Februari 23, 2009

PERSIAPAN SISWA BARU

bapak/ Ibu calon orang tua siswa baru SDIT Ar-Raihan 2009/2010, mohon persiapan. Informasi dapat anda dapatkan melalui web ini atau datang langsung di SDIT Ar-Raihan, atau kontak di nomor 0274-7435639 ( menghubungi ibu Purweni S).

Oleh: triadmoko | Februari 10, 2009

ar-raihan2

Oleh: triadmoko | Februari 10, 2009

Brosur SDIT Ar Raihan

ar-raihan1

Oleh: triadmoko | Februari 10, 2009

SDIT Ar Raihan Sumbang Ana-anak Palestina

Bantul (KR). Sebagai bentuk aksi keprihatinan dan solidaritas kemanusiaan terhadap anak-anak di Palestina, siswa-siswi SDIT Ar Raihan mengumpulkan infaq untuk disalurkan ke palestina. Dalam pengumpulan infaq tersebut berhasil menghimpun dana sebanyak Rp.4.141.000 yang penyalurannya melaui Jaringan Sekolah Islam Terpadu DIY. Hal tersebut disampaikan kepala SDIT Ar Raihan Bantul, Triadmoko SPd Si, Sabtu(17/1).”Penggalangan dana ini sebagai bentuk keprihatinan dan solidaritas kemanusiaan untuk anak-anak Palestina.” katanya.

Penggalanngan dana dilakukan bersamaan launching tim manasik haji SDIT Ar Raihan. Bagi anak-anak Ar Raihan, penggalangan dana untuk anak-anak Palestina ini merupakan latihan agar rela berkorban, menyisihkan sebagian rizki yang diberikan Alloh untuk membantu orang lain yang sangat membutuhkan (wa2n)

« Newer Posts - Older Posts »

Kategori